Salah satu hal yang nggak mengenakan adalah ketika pertama kalinya gue ngerasa jadi jomblo. Iya atau ngga ini realita. Pertama kalinya pacaran terus dipautusin, dan pada saat itu gue merasa jadi jomblo. Pada saat itu gue ngerasa bagai butiran debu, walaupun lagu Cakra kan belum ngetrend saat itu. Enggan menatap sekeliling, karena hitam terlihat putih, putih terlihat transfaran. Gue ngerasa gue kehilanga pelangi yang begitu indah hingga jadi abstrak. Sorry ini bukan lebai, ini efek malankolia hehe. Gue rasa semua itu wajar wajar saja itu mungkin karena gue belum biasa.
Walau begitu ini ga bikin gue putus asa, kehidupan terus barjalan. Jika dia udah ngga liat gue, gue harus tengok ke arah lain. Kehidupan menuntut gue harus tetep jalan. Gue ga begitu aja diam gue cari cari cara buat lepas dari kegalauan, buat lupa dan ngelepasin bayangnya. Mungkin kalo bahasa ngetrendnya move on, ya move on. Gue cari saran dari temen yang gue rasa udah pengalaman. Namun dari 10 teman yang gue survey 7 di antaranya menjawab.
“kalo lo mau lupa, lo harus cari penggantinya”
Maksudnya cari pacar lagi. Buset lo pikir cari pacar segampang nyari jawaban 1 tambah 1 samadengan dua apa?, aku sama kamu cinta walah. Jujur ini ga gampang buat gue mengingat gue orangya cupu. Ya walau cakep gue cupu.
Terlepas dari sikap cupu dan cuek gue ke cewe akhirnya gue tetep uasaha. Gue coba usaha cari pdkt dan cari pacar. Namun ini hanya membuang buang waktu gue, dan akhirnya di luar masalah percintaan gue amsyong. Ternyata gue sadar cari pacar lagi bukan cara gue buat move on. Gue harus cari cara lain yang penting bisa lepas dari bayang sang mantan. Gue harus cari cara yang lebih aman dengan gay ague sendiri. Yang penting mampu melupakan dan aman.
Move on bukan berarti obsesi cari pacar lagi, move on berarti bergerak ke arah lain .
Keep positif Mblo!!!
Jomblo'on (jomblo move on)
Jomblo adalah keadaan di mana seseorang sedang tak berkekasih. Arti jomblo bukan berarti ia sedang menjalani hidupnya sendiri. Karena biasanya seorang jomblo kalo di Tanya sering bilang,
“bĂȘte nih sendiri ga punya pacar (baca: jomblo), baru putus”.
Menurut gue ini jomblo yang salah arti, mengaggap dirinya hanya sedang sendiri. Sebenernya jomblo ga pernah sendiri meski sudah tak berkekasih. Mereka hanya makhluk sosial yang sedang kembali berinteraksi dengan makhluk atau jomblo lainnya di luar kekasihnya dulu.
Makanya buat kalian kalian yang lagi jomblo, ga usah sedih. Apalagi putus asa kehidupan masih berjalan, jomblo pasti berlalu. And buat kalian kalian yang sempet mampir di blog ini, ga usah khawatir. Emang kali ini gue bikin blog yang bertemakan jomblo, bukan berarti ingin menyudutkan para jomblovers apalagi mendiskriminasikan. Blog ini gue buat sebagai catatan seorang jomblo yang berusaha sampai berhasil move on, itu gue sendiri “hehe”.
Selama gue jomblo, heum lama sih sekitar 3 tahun lebih 3 bulan 9 hari terhitung sampai hari ini. Selama itu lah gue jalani hari hari dengan berbagai cerita, suka, duka, de el el. Gue coba mencari makna makna, gue cari pedang di tengah bukit berharap gue bisa berubah jadi powerranggers jomblo yang lebih bijak. Jomblo juga harus tumbuh menjadi bijak, harus memaknai setiap sudut kejombloannya dengan positif. Menghadapi sepinya dengan positif, galaunya positif, hape ngebangke tetep positif, pokonya jomblo harus positif. Hingga pada akhirnya menjalani setiap malam minngunya dengan tentram, damai dan tak selalu mengharapkan hujan.
Jomblo’on sendiri akan menghadirkan kisah kisah jomblo yang move on, ga perlu strees atau parno bacanya. Ini bukan blog ilmu kimia atau primbon jawa, santai aja. Jomblo’on sendiri akan menghadirkan cerita cerita yang di harapkan bisa menginsfirasi jomblovers. Lebih jelasnya gue berharap blog yang gue bikin bisa jadi ajang interaksi para pembaca. Khususnya jomblo agar tidak selalu di hadapkan pada situasi GALAU. Kalaupun galau, galaunya harus positif.
Namun bukan berarti blog ini di khususkan untuk jomblo saja. Gue coba sediain buat seluruh pembaca. Yang lagi pacaran boleh baca, barangkali sebagai bentuk antisipasi saat jomblo nanti, aamiin . Yang PDKT boleh baca, ya barangkali bisa bantu kalo suatu saat nanti gagal, tetep kan jadi jomblo . Buat Bapak/Ibu juga boleh baca, tapi maaf ya bu/Pak kalo ini kurang wajar, namanya juga jomblo . Dan buat yang Jomblo IS JUST FOR YOU “apa tuh artinya?”, INI LO BANGET. Mblo mari kita tunjukan bahwa jomblo bukan lagi makhluk Tuhan lemah. Jomblo bukan lagi manusia berperasaan yang rentan galau. Jomblo bukan lagi pengharap hujan di setiap malam minggu.
Reformasi jomblo, JOMBLO BISA!
SALAM JOMBLOVERS.